Posts

Reminder

Hanya sebagai reminder bukan bermaksud apa-apa  Final 2 semi final opening penyisihan 3 wisata 1 audiensi 1

Nine days part 18 : Last Journey

Terdengar dari kejauhan suara band Indonesia, semacam UNGU, The Changcuters, atau penyanyi Indonesia lainnya yang kebetulan gue lupa namanya. Sekitar nyaris pukul enam akhirnya bis berangkat. Petualangan akan segera berakhir dan kami akan dihadapkan dengan realita anak sekolah. Ternyata kami berhenti untuk sholat Maghrib dan jama’ qasar Isya tak jauh dari Marina Beach. Disini selain sholat, kami juga makan malam. Oya, pas lagi mengambil wudhu tak sengaja kami melihat tulisan berlafaskan Allah di dekat bulan. Pada saat pengambilan air wudhu yang kebetulan mengantri ini, Lusi dikesalkan dengan titipan tas yang tidak bertanggung jawab. Pokoknya dari menunggu orang-orang kembali ke bis sampai sebelum sholat, kami yang cewek-cewek (DISCO) sedikit beremosi. Tapi untunglah cepat mereda. Oya,n Ada satu objek yang sepanjang perjalanan menjadi topic pembicaraan kami sekelas dan itu rahasia, sebut saja Hopefully dan tak perlu dibicarakan karena memang kami suka membuat cerita yang agak nyentrik (...

Nine days part 17

Image
Yaa… inilah petualangan hari terakhir kami sebelum kembali ke jambi, tepatnya hari Sabtu. Pagi-pagi aku bangun dan shalat subuh, setelah itu aku hidupkan tv, dan ternyata aku tertidur lagi. Tiba-tiba saja telepon kamar berdering dan ternyata yang menelpon itu adalah Arum. Dia bilang , jam tujuh sudah harus keluar kamar karena kamar sudah diboking dengan orang lain. Waaw… kaget! Langsung saja seisi kamar pada berebut mandi. Selagi menunggu yang mandi kami berberes dan memesan sarapan pagi. Benar-benar mendadak “heeelah… giliran dapat kamar yang bagus cem ko, pagi-paginya malah kayak gini, ngapo dak di Jakarta be yang lamonyo?” ucap Ucy Yaa.. mungkin karena terbiasa ligat, jadinya dalam waktu sekejap gak sampe sejam lebih kami sudah siap dan mengeluarkan koper dari kamar. Sedikit kesal lho ketika tau di kamar ketua malah belum siap. Yaudah kami menyeret koper masing-masing ke lantai bawah dan duduk di sofa yang ada di lobi. Sambil menunggu yang lainnya, naluri untuk berfoto ria muncul. Y...

Nine days part 16

Image
Keesokkan harinya, kami mulai berkemas-kemas. Masih ada juga yang pinjam hairdryer nya Diba, setrika gue, numpang nge charge. Okay. Dengan kilat aku bisa cepat selesai berkemas. Kalau tidak salah sudah dari malam aku mengemasi barang-barangku. Jadinya dengan mudah aku berkemas. Aku membeli nasi berdua Eka untuk bocah-bocah yang sekamar denganku. Aku tidak menyangka bahwa hal ini menyinggung perasaan teman-teman sekelasku yang berada di kamar yang berbeda denganku karena katanya kami kurang kompak. Aku sedikit merasa bersalah dan pada akhirnya aku minta maaf dengan mereka di bus. Gak mau kehilangan mereka :’). Akhirnya kami berangkat menuju Jakarta. Goodbye Bandung. Welcome to Jakarta. Tujuan pertama di Jakarta adalah kampus UI yang berada di Salemba. Yuhuuu…. I really love this campus. Hope I could get in there. Yah, disambut dengan begitu ramah oleh senior. Dengan ramah mereka menjelaskan ini itu. Kami Tanya jawab selama berkeliling dsb dan akhirnya kami duduk di ruang audit. Ya penje...

Nine days part 15

Sekitar pukul lima subuh kami telah bangun, itupun karena alarm hp Diba yang sudah berkoar-koar. Masih males-malesan. Malam ini tidur nyenyak sekali. Udara yang sejuk jadi tidak perlu mesin pendingin seperti AC. Huaaahhh… dingin banget, mau mandi airnya sedingin es, beneran deh. Akhirnya main nyuruh-nyuruh deh mandinya. “Kaa.. duluan lah mandinya, sel mandi lah…. “ dsb. Setelah sarapan, kalo nggak salah sarapan di warung deket hotel. Agak masuk lorong gitu. Disitu ada jualan buat sarapan pagi, kayak lontong, nasi kuning, nasi gemuk dsb. Awalnya kami gak kebagian tempat. Yaahh… makan dilantai deh, kayak gembel sumpah. Terus mana kehabisan menu lagi. Akhirnya memesan apa adanya. habis itu berangkat. Well journey kita hari ini ke….. yak ke ITB (lagi). Kalo kemaren gak sempat keliling ITB dan sekarang waktunya. Kebetulan ada kakak alumni yang bakal memandu. Selama keliling aku, Zella dan Marina juga Tyo sibuk dengan yang ‘bening-bening’. “Yang itu cakep, yang baju ijo itu” kata Zella, “yan...

Nine days part 14

Setengah sadar setengah tidak aku melihat beberapa berganti pakaian dan awalnya aku ikutan, dan ternyata mereka bukan untuk berganti pakaian tapi untuk mengantri untuk naik kereta. Halaahh,…. Rasanya gondes. Aku tidak jadi berganti pakaian dan berlari menuju tempat menunggu bis itu. Tanpa sadar lagi, aku membawa tas ranselku yang super gede itu. Aku ngapain sih? Hahahahah. Aku naik kereta dan memangku tas itu, kebagian duduk paling depan lagi. Setelah itu turun dan segera ke toilet dengan menyeret Zella untuk menemaniku. Tadi di bus aku sempat memakai jeans dan ternyata tidak jadi terpakai jadinya setengah-setengah, kaki jeansnya nongol-nongol dari bawah rok, makanya aku ke toilet buat ngelepasin jeans. Aku dan Zella segera bergabung dengan yang lainnya, ehh ternyata… mereka udah duluan berfoto ria. Ketinggalan deh. Hehe. Setelah puas merasakan segarnya udara dan aroma khas belerang ditambah bau kotoran kuda, aku, Marina, Diba, Melvi, dan siapa lagi itu pergi ke mushala untuk shalat as...

Nine days part 13

Tok…tok…tok…. Ternyata yang mengetok pintu itu adalah bu Umi beliau berkata “nak, mau bubur ayam?” dan kami mengiyakan lalu membayarnya. Setelah itu bu Umi pergi. Tak berapa lama kemudian, rombongan dari kamar Uci datang berkunjung, ternyata mereka sudah pada mandi dan rombongan di kamarku baru beberapa orang, selain mandi dan shalat kami juga menyeterika baju seragam dan tiba-tiba ada yang mengetuk pintu “numpang nge charge ya” kata Nining. Lalu keluar. And so on, terlalu banyak kegiatan biasa yang tidak harus diceritakan. Next. Sudah siap untuk ke ITB, dan ternyata, keberangkatan sedikit ditunda karena kepagian. Gak lucu banget. Sudah duduk lama di bus, nggak taunya berangkat setengah jam lagi. Akhirnya aku dan Fika turun membeli beberapa botol air mineral. Karena persediaan menipis. Di kamarku saja, sudah sangat menipis. Sudah! tidak penting. Lanjut, akhirnya perjalanan dilanjutkan, menuju ITB. Aku mengsms sepupuku Irfan, untuk memberitahukan dia kalo aku di ITB dan meminta berkas-b...