Tentang jodoh Usia segini sudah rentan-rentannya ditanyakan soal jodoh. Dari mulai orangtua sampe tetangga sampe rekan kerja. Huft rasanya kadang lelah cuma mencoba senyum manis saat ditanya "sudah ada calonnya?" Usia segini sudah terlalu baper melihat orang-orang seumuran duduk dipelaminan, sah didepan penghulu dan saksi, hamil, ditemani suami siaga, melahirkan dan kemudian menyaksikan anak-anak tumbuh. Aku tahu dan yakin pasti, ini bukanlah tentang cepet-cepetan ataupun deadline. Ini tentang perasaan, kelanjutan hidup dan keturunan dan aku sangat percaya Allah sedang menunjukkan pria yang tepat untukku. Katanya aku gak boleh rewel soal jodoh, udah dikasih sinyal si A nolak, si B gak mau, si C dan seterusnya. Tapi apakah seketika seseorang datang seketika aku berkata iya? Aku tahu agama tidak melarang ketika kita menentukan sebuah ketetapan dan kriteria yang kita inginkan dan itu tidak salah malah harus! Dan aku pun begitu. Asal, kriteria itu tidak terlalu muluk dan akh...
Posts
Koass Stase Radiologi : Dunia Hitam Putih
- Get link
- X
- Other Apps
Ini adalah stase terakhirku. Harapan waktu itu sih, semoga beneran terakhir, nggak ngulang :(. Harapan. Yaaa... ini adalah stase radiologi. Dimana kami cuma ber 9 dalam waktu 2.5 minggu. Kami dibagi dalam 7 grup, berdasarkan koncangan oleh ketua program, dan itu nanti kerjanya tiap kelompok mengikuti 1 konsulen, nah aku kebagian mengikuti kepala departemen bersama Adam. Ruangan radiologi dikenal fakir sinyal. Ruang kerjanya terpuruk di belakang tapi nyaman. Tapi entah kenapa, di ruang kepala departemen berbeda, sinyal kenceng, dan mungkin itu salah satu benefit yang aku dan Adam dapatkan. Jadi selama 2.5 minggu ini kami bekerja sama dengan kepala departemen. Seminggu itu beda-beda, aku lupa persis harinya, kalo gak salah senin USG, selasa free tapi standby jika ada yang butuh pengganti, atau membaca sisa yang belum selesai, rabu membaca hasil konvensional kamis MRI dan CT scan, jumat dokternya gak masuk. Wakakak. yang aku ingat persis hanya hari rabu adalah hari memabukkan, karena k...
Koass Stase Kulit : di Kuyit i
- Get link
- X
- Other Apps
HEHEHE ini masih cerita tentang koass ku yang belum rampung aku ketik. Duuuuh males betul wakakaka. Selain laptopku yang entah kenapa sekarang ada motif daun kembarnya di layar (retak.red), lagi persiapan ukmppd (banyak gaya.red) dan kan bisa ngetik di HP? tapi my thumb is too big with handphone keypad, kalo ngetik kepanjangan (banyak alesan.red). Hahahah. intinya males aja. parah banget, padahal tinggal 2 stase lagi, dan parahnya lagi ini stase udah berlalu hampir 7 bulan yang lalu, untung sedikit banyak masih ingatlah. Gila lupa. wakakak. Aku udah gak beraturan gini distase itu, gak mungkin lupa lah :( Dimulai dari kenyataan aku harus masuk stase ini, setelah keluar dari stase yang sangat melelahkan ku (anestesi.red). Ya Allah, akhirnya stase ini jugaaaa :"). Bukan apa-apa yaaa... setelah aku jalani ini stase, sebenarnya asik sih, ilmunya itu asik, jelas, bisa terlihat langsung, tapitapitapitapi...... Buku catatan harus disampul coklat dan plastik ya buku logbook harus ...
Tentang Sebuah Perjalanan
- Get link
- X
- Other Apps
"Perjalanan menjadi seorang DOKTER itu TIDAK MUDAH" 😊 Jika ada yang bertanya "Kamu kuliah apa?", dan jika kita menjawab "Saya kuliah kedokteran, Tante," maka percayalah, orang itu akan memperlakukan kita dengan cara yang berbeda. Ya, tidak salah memang, karena sekolah kedokteran memiliki nilai prestis yang cukup tinggi. Namun, tahukah Saudara bagaimana tahapannya sampai bisa menjadi dokter 'sepenuhnya'? Jika seseorang sudah mantap menentukan pilihannya pada fakultas kedokteran, biasanya pada saat menginjak kelas 3 SMA, ia sudah melakukan rencana persiapan untuk tes masuk perguruan tinggi (baik itu perguruan tinggi negeri ataupun swasta). Biasanya anak-anak SMA yang berambisi mulia' menjadi dokter ini akan mengikuti bimbingan-bimbingan belajar, terutama jika mereka sedang bersiap untuk bertempur memperebutkan kursi di universitas negeri. Setelah bertempur dan dinyatakan diterima, maka mereka akan kuliah sama halnya dengan teman-temannya d...
Koass Stase Anestesi : Om Bius Om
- Get link
- X
- Other Apps
Ayo coba tebak, ini adalah chapter ke 13 gue dalam dunia perkoasan gue.. heheh.... Yoi, anestesi. Om bius om . dalam keadaan gue yang masih super duper males buat berceloteh ria, gue mencoba untuk merangkai kata demi kata. Hmmmmpfft. Disini menurut gue asik sih ya... kita belajar ilmu cairan, yang sedikit banyak mengubek-ubek memori tentang ilmu matematika dan fisika. Tentang seberapa banyak cairan yang akan diberikan, hukum frank-starling. Belajar juga tentang trias anes, rescucitation, RJP dan how to intubate someone , nyesek ya? sini gue intubasi (?) Laaaaaay wkkk. Iya, salah satu goal materi nya adalah intubasi dan seolah-olah disini berburu intubasi tujuan utamanya. Iya sih disini banyak tindakan operasi, tindakan untuk general anestesi juga pastinya banyak, ruang P1 nya (ruang resusitasi kalo di tempat lain) udah gausah ditanya lagi, jaman gue tumpe-tumpe pasiennya, tapi tindakannya masih harus berbagi dengan super junior residen. Taraaaa... akhirnya dikasih lah kesempata...
Suka Duka dan Hikmah yang didapat
- Get link
- X
- Other Apps
Sepertinya gue salah jurusan? hahaha kalimat itu bahkan sudah gue patrikan dari sejak lama gue duduk di bangku perkuliahan gue. Inilah akibatnya jika gue hanya mengikuti ego gue. Dari zaman gue sekolah, track record gue dalam dunia menghapal dan biologi hampir sepenuhnya kalau bisa gue hindari, mungkin bisa jadi gue anggap gue benci (pengecualian pada akhirnya gue 2 tahun bisa bertahan sebagai finalis penghapal undang-undang dasar. Thanks God, gue nggak nyangka gue sanggup dan bisa melewatinya), bahkan untuk nilai biologipun, syukur-syukur gue nggak ikut remedial. Gue benar-benar penghapal yang buruk, tanya saja teman kecil gue, bahkan waktu memilih jurusan, dia yang paling ngotot bilang "serius aja kau mau masuk itu? Hapalan aja kau payah. Sudahlah, kau itu cocoknya masuk teknik kayak aku. Sesuai kemampuan lah" dan itu nggak akan pernah gue lupain seumur hidup gue. Belum lagi bokap, "kenapa fk kenapa gak teknik aja?" Belum lagi mentor les gue "kamu itu nila...
tentang si bodoh dan si sombong
- Get link
- X
- Other Apps
Saya benar-benar tidak senang dengan seseorang yang meng underestimated seseorang, apalagi sampai mengatakan 'bodoh' pada seseorang. Apakah dia merasa dia paling pandai, pintar atau cerdik dari orang tersebut hingga dia berani mengatakan demikian? Apakah dia merasa dengan sejengkal ilmu yang ia miliki lantas dia patut sombong diri lalu mengatakan seseorang bodoh? seperti yang pernah dikatakan seseorang "tidak satupun seseorang di dunia ini yang bodoh" iya... bisa jadi dia pintar dalam hal lain yang justru tidak dimiliki oleh si yang mengatakan orang lain 'bodoh' tadi. Justru mungkin kepandaian si bodoh tadi sama sekali tidak dimiliki si sombong tadi, bahkan juga, bisa saja kepandaian si bodoh bisa lebih sangat-sangat membuat hidupnya jauhnya lebih layak daripada si sombong. Ingat. Tuhan tidak tidur. Ingat juga, dunia ini berputar. Bagaimana suatu saat Tuhan menakdirkanmu untuk memiliki penyakit pikun dini, sehingga yang tadinya kau merasa pintar, pandai, heb...