Lalu di suatu senja Nana bertanya padaku, karna terus saja aku sarkatis terhadap hubungannya dengan Rendi "Syifa, sampai kapan kamu terus begini? Sampai kapan kamu tidak percaya dengan cinta?" Ujar Nana lelah menghadapiku karena ketidakpercayaanku dengan suatu hubungan, komentar pedasku atas setiap hubungan. "Aku yaaa bicara sebenar-benarnya Na, kenyataannya memang gitu. Kalo kamu tanya sampai kapan. Aku cuma bisa bilang, sampai Tuhan benar-benar meyakinkan aku kalo cinta dari seorang pasangan itu benarada dan nyata!" "Kamu gak akan mau mencoba memulai suatu hubungan ? Ayolah. Kamu coba dulu. Baru kamu tau seperti apa mencinta itu sebenarnya" "Sudah cukup ya. Aku bukannya enggan mencoba. Aku terlalu sakit saat aku akan mencoba" "Apa yang sebenarnya membuat kamu sampai se trauma ini?" Nana menatapku dengan tatapan iba. Aku menghela nafas dan memutar bola mataku. Berpikir sejenak untuk kembali ke masa lalu "Andai saja a...
Posts
PIMNAS 27
- Get link
- X
- Other Apps
WE GET READY FOR PIMNAS 27 SEMARANG Huaaaah ini berakhir tuh rasanya kayak berkurang banyak gitu batu yang ada di kepala. Berasa udah ringan sekarang. Seriously , ini tuh super bener-bener menguras tenaga dan pikiran (serta kantong wkkk) kalo harus dibandingkan dengan ajang lain yang pernah gue ikuti sebelumnya (salah sendiri sih Sel, doyan bener ngebanding-bandingi). Ternyata... mungkin inilah bedanya Siswa dan Mahasiswa. Kalo dulu siswa, yang kitorang pikir cuma gimana bisa menang, sementara pretel dan jajarannya, mulai dari izin sampe kostum udah ada yang urusin, kita mah tau enaknya aja. Mahasiswa ternyata enggak gitu :( atau setidaknya jadi mahasiswa kampus gue enggak gitu. Segalanya harus sendiri, enggak mau ngeluh sih... tapi... gak bohong juga kalo ngerjainnya ternyata.... capek dedek bang :"(. Misal, ijin dari fakultas, emang sih lebih dipermudah karna udah perintah dari univ, tapi... memastikan kalo ke depannya itu bisa ikut ujian itu loh yang rasanya pengen ...